<?xml version="1.0" encoding="UNICODE-1-1-UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>binaMUSLIM &#187; Membangun Kepribadian Qurani</title>
	<atom:link href="http://www.binamuslim.com/category/membangun-kepribadian-qurani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.binamuslim.com</link>
	<description>Menuju Generasi Tiada Hari Tanpa Al-Qur'an</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Jul 2010 23:22:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Fadha&#8217;il (Kelebihan/Keutamaan) Al Qur&#8217;an</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2007/10/11/fadhail-kelebihankeutamaan-al-quran.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2007/10/11/fadhail-kelebihankeutamaan-al-quran.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2007 09:17:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Membangun Kepribadian Qurani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2007/10/11/fadhail-kelebihankeutamaan-al-quran.html</guid>
		<description><![CDATA[Ketertarikan kita terhadap sesuatu bergantung pada ilmu kita tentang kelebihan/kegunaan sesuatu itu. Meskipun Rasulullah Saw telah memberikan banyak fadha&#8217;il Al Qurâ€™an, ketertarikan manusia terhadap Al Qurâ€™an sangat bergantung pada iman dan keyakinannya kepada janji Allah Swt dan Rasul-Nya. 
Misalnya, Umar bin Khattab sangat tertarik kepada Al Qurâ€™an (dan Islam) setelah mendengar QS. Thaha. Berbeda halnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketertarikan kita terhadap sesuatu bergantung pada ilmu kita tentang kelebihan/kegunaan sesuatu itu. Meskipun Rasulullah Saw telah memberikan banyak <em>fadha&#8217;il Al Qurâ€™an, ketertarikan manusia terhadap Al Qurâ€™an sangat bergantung pada iman dan keyakinannya kepada janji Allah Swt dan Rasul-Nya. </em></p>
<p>Misalnya, Umar bin Khattab sangat tertarik kepada Al Qurâ€™an (dan Islam) setelah mendengar QS. Thaha. Berbeda halnya dengan Walid bin Mughirah, walaupun ia sangat tertarik dan memuji-muji Al Qurâ€™an, tetap saja pada akhirnya ia tidak beriman, bahkan mengatakan &#8220;Itu adalah sihir yang diajarkan kepada Muhammad&#8221;.</p>
<p>Oleh karena itu keimanan yang telah Allah karuniakan kepada kita hendaknya senantiasa kita tingkatkan sehingga makin menumbuhkan ketertarikan kita terhadap Al Qurâ€™an.</p>
<p><strong>Fadha&#8217;il di dunia:</strong></p>
<ol>
<li>Allah Swt mengangkat derajat ahlul Qurâ€™an.<br />
Rasulullah saw bersabda: &#8220;Sesungguhnya di antara manusia terdapat Allah.&#8221; Ditanyakan &#8220;Siapa mereka ya, Rasulullah?&#8221; Rasul saw menjawab &#8220;Mereka adalah ahlul  Qurâ€™an. Mereka keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya&#8221; (HR Imam Ahmad)</li>
<p><span id="more-37"></span></p>
<li>Al Qurâ€™an adalah kenikmatan yang harus didambakan<br />
&#8220;Tidak boleh iri kecuali dalam dua kenikmatan: seseorang yang diberi Allah Al Qurâ€™an lalu ia membacanya sepanjang malam dan siang. Seseorang yang diberi Allah harta, lalu ia belanjakan di jalan Allah sepanjang malam dan siang&#8221; (HR Bukhari)<br />
Kemampuan merasakan Al Qurâ€™an sebagai nikmat yang hakiki merupakan indikasi iman yang sehat dan keyakinan terhadap hari akhirat serta janji Allah Swt yang ada di dalamnya.</li>
<li>Allah menyandingkan derajat ahlul Qurâ€™an dengan para malaikat atau nabi yang telah diberi wahyu.<br />
&#8220;Orang yang mahir (membaca, menghafal, memahami, tadabbur, dan mengamalkan) berinteraksi dengan Al Qurâ€™an akan bersama para malaikat yang mulia dan taat, sedangkan yang membaca Al Qurâ€™an dengan terbata-bata dan ia merasa sulit, ia mendapatkan dua pahala&#8221; (HR Muslim)<br />
Dua pahala bagi yang bacaannya terbata-bata merupakan himbauan agar ia terus rajin membaca walaupun masih terbata-bata karena Allah tidak akan menyia-nyiakan kesulitan upayanya dalam membaca. Dan hal ini bukan merupakan legitimasi bagi yang tidak mampu membaca untuk tidak mengembangkan kemampuannya.</li>
<li>Ahlul Qurâ€™an adalah orang yang paling berhak menjadi imam dalam sholat<br />
&#8220;Orang yang berhak menjadi imam sholat adalah orang yang paling banyak interaksinya dengan Al Qurâ€™an&#8221; (tidak dicantumkan HR-nya)<br />
Pelaksanaan sholat setiap hari di masjid sesungguhnya merupakan kegiatan pembinaan yang sangat efektif bagi setiap mukmin jika didukung, misalnya, imam yang berkualitas sesuai rekomendasi Rasulullah tersebut. Namun kondisi masyarakat saat ini yang jauh dari Al Qurâ€™an menyebabkan pelaksanaan sholat berjamaan di masjid kehilangan ruh dan dampaknya (atsar).</li>
<li>Ahlul Qurâ€™an adalah orang yang selalu mendapat ketenangan, rahmat, naungan malaikat, dan namanya disebut-sebut Allah Swt.<br />
&#8220;Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah lalu di antara mereka membaca kitab Allah dan mempelajarinya kecuali turun kepada mereka ketenangan yang diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, dan Allah Swt menyebut nama-nama mereka di sisi makhluk yang ada di dekat-Nya&#8221; (HR Muslim)<br />
Penghargaan ini merupakan rangsangan Rabbani agar manusia mau mengamalkan Al Qurâ€™an tanpa merasa berat.</li>
<li>Ahlul Qurâ€™an adalah orang yang mendapat kebaikan dari Allah Swt.<br />
&#8220;Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qurâ€™an dan mengajarkan&#8221;(HR Bukhari)</li>
</ol>
<p><strong>Fadha&#8217;il di akhirat:</strong></p>
<ol>
<li>Al Qurâ€™an menjadi syafaat bagi manusia yang menjadi sahabatnya.<br />
&#8220;Bacalah Al Qurâ€™an karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi orang-orang yang menjadi sahabatnya (Al Qurâ€™an)&#8221; (HR Bukhari)</li>
<li>Al Qurâ€™an menjadi pembela bagi manusia saat menghadapi pengadilan Allah Swt.<br />
Dari Nawas bin Sam&#8217;an Ra, ia berkata &#8220;Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, &#8216;Pada hari Kiamat, didatangkan Al Qurâ€™an dan ahlinya, yaitu orang-orang yang dulu mengamalkannya di dunia. Surat Al Baqarah dan Ali Imran pun maju mendampingi dan membelanya.&#8221; (HR Muslim)</li>
<li>Al Qurâ€™an mengangkat kedudukan manusia di surga<br />
Dari Abdullah bin &#8216;Amr bin &#8216;Ash ra, dari Nabi saw bahwa beliau bersabda, &#8220;Dikatakan kepada shahib Al Qurâ€™an, &#8216;Bacalah dan naiklah dan nikmatilah seperti halnya kamu menikmati bacaan Al Qurâ€™anmu di dunia! Sesungguhnya kedudukanmu ada di akhir ayat yang kamu baca&#8217;&#8221; (HR Abu Dawud dan Turmudzi)</li>
<li>Al Qurâ€™an sumber pahala bagi orang yang beriman.<br />
Rasulullah saw bersabda, &#8220;Siapa saja yang membaca satu huruf Al Qurâ€™an, baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa alif-lam-mim itu satu huruf, melainkan alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf&#8221; (HR Turmudzi dengan sanad hadis hasan shahih)</li>
<li>Al Qurâ€™an mengangkat derajat orang tua di akhirat bagi orang tua yang berhasil mendidik anaknya dengan Al Qurâ€™an.<br />
&#8220;Siapa saja yang belajar Al Qurâ€™an dan mengamalkannya, pada hari kiamat (Allah Swt) akan memberikan kepada kedua orang tuanya mahkota yang cahayanya lebih indah dari cahaya matahari. Kedua orangtua itu akan berkata, &#8216;Mengapa kami diberi (mahkota) ini?&#8217; Dijawablah, &#8216;Itu karena anakmu telah mempelajari Al Qurâ€™an&#8217; &#8221; (HR Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Hakim)</li>
</ol>
<p>[Bagian 1 dari <a href=http://www.binamuslim.com/2007/10/10/membangun-kepribadian-qurani-tarbiyah-syakhsiyah-quraniyah.html target=_blank>Membangun Kepribadian Qurani (Tarbiyah Syakhsiyah Qurâ€™aniyah)</a> karya KH. â€˜Abdul â€˜Aziz â€˜Abdur Raâ€™uf, Al-Hafidz, Lc]</p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Fadha%E2%80%99il+%28Kelebihan%2FKeutamaan%29+Al+Qur%E2%80%99an&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2007%2F10%2F11%2Ffadhail-kelebihankeutamaan-al-quran.html&b=Reading %22Fadha%E2%80%99il+%28Kelebihan%2FKeutamaan%29+Al+Qur%E2%80%99an%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2007/10/11/fadhail-kelebihankeutamaan-al-quran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Kepribadian Qurani (Tarbiyah Syakhsiyah Qur&#8217;aniyah)</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2007/10/10/membangun-kepribadian-qurani-tarbiyah-syakhsiyah-quraniyah.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2007/10/10/membangun-kepribadian-qurani-tarbiyah-syakhsiyah-quraniyah.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 06:32:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Membangun Kepribadian Qurani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2007/10/10/membangun-kepribadian-qurani-tarbiyah-syakhsiyah-quraniyah.html</guid>
		<description><![CDATA[Kata Pengantar
Kualitas ibadah dan wawasan pikir (tsaqofatul fikr) yang memadai sangat dibutuhkan dalam membentuk pribadi muslim. Maka Al Qur&#8217;an sangat diperlukan dalam membentuk hal itu. Oleh karena itu, pemahaman kita tentang Al Qur&#8217;an harus integral meliputi kemampuan tilawah (membaca), tahfidz (menghafal), dan tadabbur (memahami).
Proses pembinaan (tarbiyah) yang berkelanjutan (mustamirrah) tidak boleh pernah berhenti dalam merealisasikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://www.binamuslim.com/wp-content/uploads/2007/10/sampul_tarbiyah_syakhsiyah_quraniyah.jpg" ALT="Membangun Kepribadian Qurani (Tarbiyah Syakhsiyah Quraniyah)" ALIGN="left" /><strong>Kata Pengantar</strong></p>
<p>Kualitas ibadah dan wawasan pikir (tsaqofatul fikr) yang memadai sangat dibutuhkan dalam membentuk pribadi muslim. Maka Al Qur&#8217;an sangat diperlukan dalam membentuk hal itu. Oleh karena itu, pemahaman kita tentang Al Qur&#8217;an harus integral meliputi kemampuan tilawah (membaca), tahfidz (menghafal), dan tadabbur (memahami).</p>
<p>Proses pembinaan (<em>tarbiyah</em>) yang berkelanjutan (<em>mustamirrah</em>) tidak boleh pernah berhenti dalam merealisasikan kemampuan itu dan tidak boleh terbetik dalam pikiran kita bahwa hal itu sebagai sesuatu yang tidak terjangkau. Mungkin muncul pertanyaan, kapan waktu untuk tilawah, tahfidz, dan tadabbur sedangkan tugas kita begitu banyak dan menuntut keharusan untuk dilaksanakan?<br />
<span id="more-35"></span><br />
Bagaimanapun, seorang muslim harus siap menyiasati waktunya untuk berbagai macam kegiatan yang meningkatkan keislamannya, seperti mengembangkan ruhiyah, fikriyah, dan amaliyahnya.</p>
<p>Rasulullah Saw meletakkan rambu-rambu yang dapat menjadi dasar dalam menilai seseorang memiliki <em>asy syu&#8217;ur al qurani</em> (perasaan yang qurani), di antaranya:</p>
<ol>
<li>Meyakini Al Qur&#8217;an sebagai bagian dari kenikmatan sehingga menjadi dambaan ketika muslim yang lain memiliki hubungan yang baik terhadap Al Qur&#8217;an</li>
<li>Sangat berharap untuk bertemu Al Qur&#8217;an setiap hari sehingga selalu merindukan kegiatan tilawah dan dalam bacaan sholatnya.</li>
<li>Takut akan hari akhirat sehingga banyak membaca Al Qur&#8217;an agar dapat menjadi syafaat baginya.</li>
<li>Bekerja keras agar tertanam kebajikan di hati putra putrinya sehingga hal itu menjadi kehormatan baginya di akhirat.</li>
</ol>
<p>Ketika perasaan-perasaan seperti itu hidup di dalam diri kita, niscaya kita akan berusaha sekuat tenaga untuk hidup dalam naungan Al Qur&#8217;an karena hidup bersama Al Qur&#8217;an memerlukan energi yang selalu baru. Semoga buku ini dapat menjadi wasilah (perantara; jalan) dalam menghidupkan energi baru dalam diri kita sehingga kita kuat menghadapi tantangan dalam diri dan dari setan yang selalu menghalangi kita untuk selalu bersama Al Qur&#8217;an.</p>
<p>Jakarta, 19 Agustus 2004</p>
<p>Abdul Azis Abdur Rouf, Lc</p>
<p><strong>Daftar Isi</strong></p>
<ol>
<li><a TARGET="_blank" HREF="http://www.binamuslim.com/2007/10/11/fadhail-kelebihankeutamaan-al-quran.html">Fadha&#8217;il (Keutamaan) Al Qur&#8217;an</a></li>
<li>Mengapa harus 1 juz setiap hari?</li>
<li>Menyemai iman di hati anak dengan Al Qur&#8217;an</li>
<li>Menguak cakrawala hidup di bawah naungan Al Qur&#8217;an</li>
<li>Hifzhul Quran dan tarbiyah imaniyah</li>
<li>Al iman qoblal quran</li>
<li>Membekali diri dengan Al Qur&#8217;an</li>
<li>Berapa lama Anda akan istiqomah bersama Al Qur&#8217;an?</li>
<li>Keaslian Al Qur&#8217;an adalah bukti kebenarannya</li>
<li>Mengapa kita harus membaca Al Qur&#8217;an?</li>
<li>Bagaimana mengatasi rasa malas, jenuh, dan futur dalam berinteraksi dengan Al Qur&#8217;an?</li>
<li>Tugasku menyampaikan Al Qur&#8217;an</li>
<li>Jangan sia-siakan nikmat Al Qur&#8217;an yang sudah di tangan Anda</li>
<li>Kiat sukses mengikuti program tahsin tilawah, dan tahfizd Al Qur&#8217;an</li>
<li>Mana yang harus diutamakan, tilawah atau tahfidz?</li>
<li>Yatlunahu haqqa tilawatih</li>
</ol>
<p><strong>Penulis</strong><br />
Abdul Azis Abdur Rouf, Lc, Al Hafidz<strong>Penerbit</strong><br />
MARKAZ AL QURAN<br />
Jl. Kenanga I Gg. Teratai Rt. 04/02 No. 67 Kalisari, Ps. Rebo<br />
JAKARTA TIMUR<br />
021 87710584</p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Membangun+Kepribadian+Qurani+%28Tarbiyah+Syakhsiyah+Qur%E2%80%99aniyah%29&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2007%2F10%2F10%2Fmembangun-kepribadian-qurani-tarbiyah-syakhsiyah-quraniyah.html&b=Reading %22Membangun+Kepribadian+Qurani+%28Tarbiyah+Syakhsiyah+Qur%E2%80%99aniyah%29%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2007/10/10/membangun-kepribadian-qurani-tarbiyah-syakhsiyah-quraniyah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
