Menuju Generasi Tiada Hari Tanpa Al-Qur'anPosts RSS Comments RSS

Archive for the 'Membangun Kepribadian Qurani' Category

Ketertarikan kita terhadap sesuatu bergantung pada ilmu kita tentang kelebihan/kegunaan sesuatu itu. Meskipun Rasulullah Saw telah memberikan banyak fadha’il Al Qur’an, ketertarikan manusia terhadap Al Qur’an sangat bergantung pada iman dan keyakinannya kepada janji Allah Swt dan Rasul-Nya.

Misalnya, Umar bin Khattab sangat tertarik kepada Al Qur’an (dan Islam) setelah mendengar QS. Thaha. Berbeda halnya dengan Walid bin Mughirah, walaupun ia sangat tertarik dan memuji-muji Al Qur’an, tetap saja pada akhirnya ia tidak beriman, bahkan mengatakan “Itu adalah sihir yang diajarkan kepada Muhammad”.

Oleh karena itu keimanan yang telah Allah karuniakan kepada kita hendaknya senantiasa kita tingkatkan sehingga makin menumbuhkan ketertarikan kita terhadap Al Qur’an.

Fadha’il di dunia:

  1. Allah Swt mengangkat derajat ahlul Qur’an.
    Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya di antara manusia terdapat Allah.” Ditanyakan “Siapa mereka ya, Rasulullah?” Rasul saw menjawab “Mereka adalah ahlul Qur’an. Mereka keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya” (HR Imam Ahmad)
  2. (more…)

Share

Membangun Kepribadian Qurani (Tarbiyah Syakhsiyah Quraniyah)Kata Pengantar

Kualitas ibadah dan wawasan pikir (tsaqofatul fikr) yang memadai sangat dibutuhkan dalam membentuk pribadi muslim. Maka Al Qur’an sangat diperlukan dalam membentuk hal itu. Oleh karena itu, pemahaman kita tentang Al Qur’an harus integral meliputi kemampuan tilawah (membaca), tahfidz (menghafal), dan tadabbur (memahami).

Proses pembinaan (tarbiyah) yang berkelanjutan (mustamirrah) tidak boleh pernah berhenti dalam merealisasikan kemampuan itu dan tidak boleh terbetik dalam pikiran kita bahwa hal itu sebagai sesuatu yang tidak terjangkau. Mungkin muncul pertanyaan, kapan waktu untuk tilawah, tahfidz, dan tadabbur sedangkan tugas kita begitu banyak dan menuntut keharusan untuk dilaksanakan?
(more…)

Share