<?xml version="1.0" encoding="UNICODE-1-1-UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>binaMUSLIM &#187; Al-Qur&#8217;an</title>
	<atom:link href="http://www.binamuslim.com/category/al-quran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.binamuslim.com</link>
	<description>Menuju Generasi Tiada Hari Tanpa Al-Qur'an</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Jul 2010 23:22:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Stop Dreaming Start Action</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2009/09/14/stop-dreaming-start-action.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2009/09/14/stop-dreaming-start-action.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 01:20:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Ghazwul Fikr]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[3M]]></category>
		<category><![CDATA[Aa Gym]]></category>
		<category><![CDATA[Boediono]]></category>
		<category><![CDATA[Durrotul Muqoffah]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Qur'ani]]></category>
		<category><![CDATA[hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[hafidzah]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<category><![CDATA[Stop Dreaming Start Action]]></category>
		<category><![CDATA[Tiada hari tanpa Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz Yusuf Mansur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Ust. Yusuf Mansur: SBY Pilih Menteri dari Penghafal Al-Qur&#8217;an

Siapa yang tak kenal Boediono, calon Wakil Presiden RI terpilih yang sebelum Pilpres Juli 2009 lalu begitu ramai dibicarakan mengenai ke-Islamannya. Namun seakan menepis keraguan itu semua, sesuatu yang di luar dugaan telah terjadi, atas izin Allah SWT. Sepekan sebelum Ramadhan, Boediono menyetor hafalan surah Al-Kahfi dengan lancar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Ust. Yusuf Mansur: SBY Pilih Menteri dari Penghafal Al-Qur&#8217;an</h2>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-162" title="sby-boediono" src="http://www.binamuslim.com/wp-content/uploads/2009/09/sby-boediono-300x245.jpg" alt="" width="300" height="245" /><br />
Siapa yang tak kenal Boediono, calon Wakil Presiden RI terpilih yang sebelum Pilpres Juli 2009 lalu begitu ramai dibicarakan mengenai ke-Islamannya. Namun seakan menepis keraguan itu semua, sesuatu yang di luar dugaan telah terjadi, atas izin Allah SWT. Sepekan sebelum Ramadhan, Boediono menyetor hafalan surah Al-Kahfi dengan lancar dan fasih kepada Ustadz Yusuf Mansur, demikian tutur Ustadz Yusuf Mansur pada ceramah ba&#8217;da Shubuh MQFM Bandung, 24 Ramadhan 1430H.</p>
<p>Tak lama kemudian, Presiden SBY yang juga menyaksikan setoran hafalan tersebut mendekati Ustadz Yusuf Mansur. Beliau mengatakan bahwa ia akan memilih para penghafal Al-Qur&#8217;an sebagai menteri di kabinet barunya. Subhanallah, insya Allah para menteri di republik ini adalah penghafal Qur&#8217;an. Sebagai pendengar siaran <em>live</em> itu, rasa haru tentu tak terbendung, air mata tercurah atas berita bahagia tersebut.<span id="more-157"></span></p>
<p>Tiba-tiba Ustadz Yusuf Mansur terbangun dari tidurnya, dan tersadarlah ia bahwa semua itu hanya penghias tidur belaka. Saat cerita ini disampaikan, sontak pendengar yang tadinya terharu serentak berubah emosinya menjadi tawa, sambil menelan kekecewaan bahwa cerita itu tak lebih dari cuplikan mimpi.</p>
<p>Ceramah ba&#8217;da Shubuh MQFM tersebut disiarkan langsung dari Daarut Tauhiid, pesantren binaan Aa Gym di Bandung. Ceramah yang juga di-relay oleh puluhan stasiun radio di tanah air tersebut juga memperdengarkan hafalan Qur&#8217;an nan anggun yang dilantunkan oleh Durratul Muqoffah, hafidzah cilik yang masih duduk di kelas 1 Madrasah Tsanawiyah.</p>
<p>Ia hadir ditemani ayahnya, Ustadz Sulaiman, seorang hafidz. Karena ditanya oleh Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Sulaiman berkisah bahwa ia memiliki 7 anak yang semuanya insya Allah disiapkan untuk menjadi penghafal Al-Qur&#8217;an. Sejak usia 3,5 tahun anaknya mulai diajar membaca Al-Qur&#8217;an, usia 4 tahun sudah lancar, dan usia 5 tahun sudah mulai meniru ibunya yang juga hafidzah, untuk melantunkan ayat suci Al-Qur&#8217;an tanpa memegang mushaf.</p>
<p>Ustadz Yusuf Mansur juga menimpali, ia baru saja memberikan kata pengantar bagi sebuah buku baru berjudul 11 Bintang. Penulis buku tersebut juga merupakan kepala keluarga, yang mulai dari Ayah, Ibu dan ke-11 anaknya semuanya adalah hafidz dan hafidzah, istilah bahasa Arab bagi para penghafal Al-Qur&#8217;an. Salah satu anak dari keluarga tersebut bersekolah di Pesantren Daarul Qur&#8217;an yang dibina oleh Ustadz Yusuf Mansur.</p>
<p>Subhanallah, semoga Allah SWT memperbanyak generasi Qur&#8217;ani di negeri kita tercinta dan menjadikan kita dan keturunan kita adalah salah satu di antaranya. Malu kita kepada Palestina yang tiada henti dari peperangan, namun pada perayaan tahun baru lalu mewisuda 3000 penghafal Qur&#8217;an, bahkan Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya adalah juga seorang hafidz. Sudah saatnya kita <em>stop dreaming start action</em>.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Yusuf Mansur juga berharap bahwa di tahun 2024 nanti, para pemimpin dan calon pemimpin negara kita, siapapun orangnya adalah berasal dari generasi penghafal Al-Qur&#8217;an. Yah, sudah ada sedikit tanda kemajuan, calon Wakil Presiden kita sudah setor hafalan Al-Kahfi, walaupun masih di dalam mimpi Ustadz Yusuf Mansur.</p>
<h2>Stop Dreaming Start Action</h2>
<p>Ya, stop dreaming start action. Dari mimpi semua bermula, tapi tanpa usaha mimpi itu tiada guna. Kalau kita kombinasikan konsep stop dreaming start action dengan jurus 3M dari Aa Gym, berikut ini langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk mewujudkan mimpi tersebut.</p>
<p>Pertama, <strong>mulai dari diri sendiri, stop dreaming start action,</strong> marilah kita:</p>
<ul>
<li>mendeklarasikan niat dan senantiasa <a href="http://www.binamuslim.com/category/motivasi-berinteraksi-dengan-al-quran" target="_blank">memotivasi diri untuk menghafal Al-Qur&#8217;an</a></li>
<li>mencari komunitas penghafal Al-Qur&#8217;an untuk menumbuhkan iklim kompetisi dalam kelompok</li>
<li>tetap istiqamah dalam menempuh cara menggapai tujuan menjadi penghafal Al-Qur&#8217;an</li>
</ul>
<p>Yang kedua, <strong>mulailah saat ini, stop dreaming start action,</strong> marilah kita:</p>
<ul>
<li>menyediakan slot khusus untuk agenda harian dan pekanan dalam menghafal Al-Qur&#8217;an</li>
<li>menyetorkan hafalan kepada Ustadz/Ustadzah/Murabbi kita setiap pekan secara teratur</li>
<li>menjadikan Al-Qur&#8217;an sebagai <a href="http://www.binamuslim.com/download-gratis" target="_blank">hiburan dan bacaan utama</a></li>
</ul>
<p>Yang ketiga, <strong>mulailah dari hal-hal yang kecil dan sepele, stop dreaming start action,</strong> marilah kita:</p>
<ul>
<li>mengurangi tidur dan waktu luang yang terbuang utamanya saat berada di ruang tunggu atau perjalanan</li>
<li>mengurangi menonton televisi, mendengar radio dan browsing internet di luar agenda</li>
<li>menghindari <em>overload</em> alunan musik, syair lagu dan cerita film yang menyesakkan memori kita</li>
</ul>
<p>Sambil menghafalkan Al-Qur&#8217;an, insya Allah itu akan lebih memudahkan kita untuk mengerti makna Al-Qur&#8217;an sambil berusaha mengamalkannya sebagaimana teladan kita Rasulullah SAW yang mampu menjadi Al-Qur&#8217;an yang hidup. Semoga Allah meridhai rencana dan upaya kita untuk menjadi generasi Qur&#8217;ani yang tiada hari tanpa Al-Qur&#8217;an, amin, ya Rabbal &#8216;Alamin. <em></em></p>
<p><em>Stop dreaming start action</em>, Allah SWT yang menentukan hasilnya, tetapi kita bebas memilih jalan yang mana yang akan kita tempuh. Bangunlah dari mimpi, gapai tujuanmu dengan langkah nyata. <em>Stop dreaming start action.</em></p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Stop+Dreaming+Start+Action&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2009%2F09%2F14%2Fstop-dreaming-start-action.html&b=Reading %22Stop+Dreaming+Start+Action%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2009/09/14/stop-dreaming-start-action.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Membaca Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2009/01/24/keutamaan-membaca-al-quran.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2009/01/24/keutamaan-membaca-al-quran.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 08:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Keutamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pahala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan dan kekasih kita, Rasulullah SAW, keluarga beserta para shahabat beliau. Amma ba&#8217;du; Al-Qur&#8217;an adalah kalam (firman) Allah. Keutamaannya atas segala perkataan seperti keutamaan Allah atas seluruh makhluk-Nya. Membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh lisan.
Keutamaan Mempelajari, Mengajarkan dan Membaca al-Qur&#8217;an

Pahala mengajarkannya: Sabda Nabi: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.binamuslim.com/wp-content/uploads/2009/01/agus_jatnika_effendi_baca_quran.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-91" title="agus_jatnika_effendi_baca_quran" src="http://www.binamuslim.com/wp-content/uploads/2009/01/agus_jatnika_effendi_baca_quran.jpg" alt="" width="477" height="335" /></a>Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan dan kekasih kita, Rasulullah SAW, keluarga beserta para shahabat beliau. Amma ba&#8217;du; Al-Qur&#8217;an adalah kalam (firman) Allah. Keutamaannya atas segala perkataan seperti keutamaan Allah atas seluruh makhluk-Nya. Membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh lisan.</p>
<p><strong>Keutamaan Mempelajari, Mengajarkan dan Membaca al-Qur&#8217;an</strong></p>
<ul>
<li>Pahala mengajarkannya: Sabda Nabi: &#8220;Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari al-Qur&#8217;an dan mengajarkannya.&#8221; (Al-Bukhari).<span id="more-89"></span></li>
<li>Pahala membacanya: Sabda Nabi: &#8220;Siapa saja membaca satu huruf dari kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.&#8221; (At-Tirmidzi).</li>
<li>Keutamaan mempelajari al-Qur&#8217;an, menghafalnya dan pandai membacanya:<br />
Sabda Nabi: &#8220;Perumpamaan orang yang membaca al-Qur&#8217;an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Qur&#8217;an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.&#8221; (Muttafaq &#8216;alaih). Dan sabda Nabi: &#8220;Dikatakan kepada ahli al-Qur&#8217;an, &#8216;Bacalah, naiklah dan bacalah dengan tartil sebagaimana kamu membaca di dunia, karena kedudukanmu terletak pada akhir ayat yang kamu baca.&#8221; (At-Tirmidzi).<br />
Al-Khaththabi mengatakan: &#8220;Disebutkan dalam atsar bahwa jumlah ayat al-Qur&#8217;an adalah sesuai dengan jumlah tingkatan dalam surga. Dikatakan kepada pembaca (al-Qur&#8217;an), &#8216;Naiklah dalam tingkatan sesuai dengan ayat al-Qur&#8217;an yang sebelumnya kamu baca (di dunia).&#8217; Karena itu siapa yang membaca dengan sempurna seluruhnya al-Qur&#8217;an, maka ia menempati tingkatan surga yang paling atas di akhirat. Sedang siapa yang membaca sesuatu juz darinya, maka kenaikannya dalam tingkatan surga sesuai dengan bacaannya itu. Dengan demikian, akhir pahalanya adalah pada akhir bacaannya.</li>
<li>Pahala bagi orang yang anaknya mempelajari al-Qur&#8217;an: &#8220;Siapa saja membaca al-Qur&#8217;an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orangtuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya-tanya:<br />
&#8220;Bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?&#8221;, Dijawab: &#8220;Karena anakmu telah membawa al-Qur&#8217;an.&#8221; (al-Hakim).</li>
<li>Al-Qur&#8217;an memberi syafa&#8217;at kepada ahlinya di Akhirat: Sabda Nabi: &#8220;Bacalah al-Qur&#8217;an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa&#8217;at kepada para ahlinya.&#8221; (HR. Muslim). Dan sabda beliau: &#8221;Puasa dan al-Qur&#8217;an keduanya akan memberikan syafa&#8217;at kepada seorang hamba pada hari Kiamat …&#8221; (Ahmad dan al-Hakim).</li>
<li>Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dan mengkajinya: Sabda Nabi: &#8220;Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Ta&#8217;ala, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjung oleh Allah di hadapan para makhluk yang di sisi-Nya.&#8221; (Abu Dawud).</li>
</ul>
<p><strong>Adab membaca al-Qur&#8217;an</strong></p>
<p>Ada beberapa adab disebutkan oleh Ibnu Katsir, di antaranya:</p>
<ol>
<li>Tidak menyentuh al-Qur&#8217;an atau membacanya kecuali dalam keadaan suci.</li>
<li>Bersiwak sebelum membacanya.</li>
<li>Mengenakan pakaiannya yang terbaik.</li>
<li>Menghadap kiblat.</li>
<li>Berhenti membaca jika menguap.</li>
<li>Tidak memotong bacaan dengan suatu perkataan kecuali memang ada keperluan.</li>
<li>Pikirannya terkonsentrasi.</li>
<li>Ketika melalui ayat yang berisi janji berhenti untuk memohon kepada Allah dan ketika melalui ayat yang berisi ancaman memohon perlindungan kepada-Nya.</li>
<li>Tidak meletakkan al-Qur&#8217;an tercerai berai juga tidak meletakkan sesuatu di atasnya.</li>
<li>Tidak saling mengeraskan bacaan terhadap orang lain.</li>
<li>Tidak membaca di dalam pasar dan di tempat-tempat hiburan.</li>
</ol>
<p><strong>Bagaimana membaca al-Qur&#8217;an</strong></p>
<p>Anas ketika ditanya tentang bacaan Nabi, ia menjawab: &#8220;Beliau senantiasa membaca dengan perlahan (sesuai dengan panjang pendeknya). Jika beliau membaca Bimillahirrahmanirrahim, beliau baca dengan perlahan Bismillah, beliau baca dengan perlahan Ar-Rahman dan beliau baca dengan perlahan Ar-Rahim.&#8221; (Al-Bukhari)<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Pelipat-gandaan Pahala Bacaan </strong></p>
<p>Setiap orang yang membaca al-Qur&#8217;an dengan ikhlas <em>Lillah</em> maka ia mendapatkan pahala. Namun pahala ini dilipatgandakan jika disertai dengan kehadiran hati, penghayatan dan pemahaman terhadap ayat yang dibaca. Maka satu huruf bisa dilipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kebaikan, bahkan tujuh ratus kali lipat.</p>
<p><strong>Jumlah Ayat yang Dibaca Dalam Sehari Semalam</strong></p>
<p>Para sahabat Nabi biasanya membuat untuk diri mereka sendiri sejumlah ayat al-Qur&#8217;an untuk dibaca setiap hari. Tidak seorang pun dari mereka yang senantiasa mengkhatamkan al-Qur&#8217;an dalam waktu kurang dari tujuh hari. Bahkan ada larangan berkenaan dengan mengkhatamkan al-Qur&#8217;an dalam waktu kurang dari tiga hari. <strong>Maka berupayalah dengan sungguh-sungguh saudaraku yang budiman, untuk memanfaatkan waktu Anda dengan membacanya</strong>. Buatlah untuk diri anda kadar bacaan harian, dan janganlah anda meninggalkannya dalam keadaan bagaimanapun.</p>
<p>Sedikit tapi terus menerus lebih baik daripada banyak namun terputus. Karena itu, jika anda lalai atau ketiduran maka laksanakan gantinya pada esok hari. Nabi bersabda: &#8220;Siapa saja tidur melupakan hizbnya atau sesuatu darinya, lalu membacanya pada waktu antara Shalat Subuh dan Shalat Zhuhur, maka dicatat baginya pahala seakan-akan ia telah membacanya di malam hari.&#8221; (Muslim).</p>
<p>Janganlah anda termasuk orang yang menjauhi al-Qur&#8217;an, atau melupakannya <strong>dengan cara apa pun</strong>, seperti menjauhi pembacaannya, pemahaman maknanya, pengamalannya, atau berobat dengannya.</p>
<p><em>(Sumber: Tafsir Al-&#8217;Usyr Al-Akhir dari Al&#8217;Qur&#8217;an Al Karim Disertai Hukum-Hukum Penting Bagi Seorang Muslim) </em></p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Keutamaan+Membaca+Al-Qur%E2%80%99an&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2009%2F01%2F24%2Fkeutamaan-membaca-al-quran.html&b=Reading %22Keutamaan+Membaca+Al-Qur%E2%80%99an%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2009/01/24/keutamaan-membaca-al-quran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Piknik Jelang Imsak, Masjid PTDI Penuh Sesak!!!</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/09/23/piknik-jelang-imsak-masjid-ptdi-penuh-sesak.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2008/09/23/piknik-jelang-imsak-masjid-ptdi-penuh-sesak.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 07:32:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[I'tikaf]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/09/23/piknik-jelang-imsak-masjid-ptdi-penuh-sesak.html</guid>
		<description><![CDATA[Ketika di akhir Ramadhan sebagian besar masjid justru ditinggalkan oleh jamaah tarawihnya, pemandangan yang berbeda terjadi pada beberapa masjid di Bandung, salah satunya adalah Masjid Raya Habiburrahman PT Dirgantara Indonesia. Sebagai tempat pelaksanaan i&#8217;tikaf, masjid ini penuh sesak dengan jamaah, dari kalangan lanjut usia, dewasa, remaja, bahkan bayi dan balita turut meramaikan suasana.
Selain menghidupkan malam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.binamuslim.com/images/habiburrahman_ptdi_ustadz_abdul_aziz1.jpg" align="left" />Ketika di akhir Ramadhan sebagian besar masjid justru ditinggalkan oleh jamaah tarawihnya, pemandangan yang berbeda terjadi pada beberapa masjid di Bandung, salah satunya adalah Masjid Raya Habiburrahman PT Dirgantara Indonesia. Sebagai tempat pelaksanaan i&#8217;tikaf, masjid ini penuh sesak dengan jamaah, dari kalangan lanjut usia, dewasa, remaja, bahkan bayi dan balita turut meramaikan suasana.</p>
<p>Selain menghidupkan malam dengan beribadah di masjid, salah satu ciri i&#8217;tikaf adalah menjadikan masjid sebagai tempat beraktifitas sepanjang hari yang disunnahkan selama 10 hari terakhir Ramadhan. Di Masjid Raya Habiburrahman, kegiatan malamnya diawali dengan tarawih ba&#8217;da isya dengan bacaan shalat 1/2 hingga 1 juz, diselingi dengan tidur 2 jam, dilanjutkan dengan Qiyamullail berjamaah dari pukul 00.30 selama 3 jam dengan bacaan shalat 2,5 juz sehingga diharapkan dapat khatam dalam 9-10 hari.<span id="more-80"></span></p>
<p><strong>Qiyamullail</strong><br />
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, komando masih di tangan Ustadz Abdul &#8216;Aziz Abdur Rauf yang bertugas menjadi imam bersama para hafidz (penghafal Qur&#8217;an) tim LTQ Habiburrahman.</p>
<p>Ruku&#8217; &amp; sujud sepanjang 30-60 detik terasa begitu nikmat setelah berdiri yang lama karena panjangnya bacaan shalat. Bayangkan saja, untuk menyelesaikan 2 rakaat shalat dibutuhkan waktu sekitar 30-40 menit. Berdirinya orang yang shalat malam tidaklah sama dengan berdirinya orang di bis kota, di antrian loket BLT, atau di tengah konser pemusik terkenal. Berdirinya orang yang shalat malam akan dinilai ibadah oleh Allah SWT, bila diawali dengan niat mengharap ridha-Nya.</p>
<p>Selain shalat malam, ada pula tausiah/ceramah, kajian tafsir, serta kajian riyadhusshalihin. Untuk ibadah pribadi, tilawah Al-Qur&#8217;an dapat digeber sebanyak 1, 3, 5 bahkan 10 juz dalam sehari, dengan mengoptimalkan waktu luang yang ada dan meminimalkan tidur.</p>
<p><strong>Menu Sahur</strong><br />
Untuk makan sahur, panitia menjual kupon yang ditukarkan dengan nasi bungkus setelah Qiyamullail selesai. Untuk jamaah yang lebih senang jajan, juga tersedia beberapa pilihan menu dari penjaja minuman, makanan ringan maupun berat. Air minum gratis disediakan oleh panitia, dalam kemasan cup dan botol galon. Saat makan sahur, ternyata banyak juga yang telah membawa bekal untuk sekeluarga, menggelar tikar lalu makan bersama, sehingga terlihat bagaikan piknik menjelang imsak.</p>
<p><strong>Membudayanya I&#8217;tikaf</strong><br />
I&#8217;tikaf adalah budaya tahunan underground orang-orang shalih yang tenggelam oleh publikasi arus mudik, serta penyediaan penganan dan pakaian lebaran. Berita kecelakaan dan kesulitan mendapat tiket mudik ternyata lebih mengalihkan perhatian orang daripada berita kemuliaan dan keutamaan Ramadhan.</p>
<p>Ramadhan cuma sekali setahun, momen yang begitu berharga, manfaatkan sebaik-baiknya dengan bertaqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah SWT). Tak ada jaminan bahwa Ramadhan depan waktu Anda bisa lebih senggang, atau bahkan bisa jadi, Ramadhan depan bukan jatah kita lagi. Mari ber-i&#8217;tikaf!!!</p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Piknik+Jelang+Imsak%2C+Masjid+PTDI+Penuh+Sesak%21%21%21&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2008%2F09%2F23%2Fpiknik-jelang-imsak-masjid-ptdi-penuh-sesak.html&b=Reading %22Piknik+Jelang+Imsak%2C+Masjid+PTDI+Penuh+Sesak%21%21%21%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2008/09/23/piknik-jelang-imsak-masjid-ptdi-penuh-sesak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/07/13/keajaiban-al-quran.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2008/07/13/keajaiban-al-quran.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 08:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/07/13/keajaiban-al-quran.html</guid>
		<description><![CDATA[Al-Qur&#8217;an adalah firman Allah yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban yang membuktikan fakta ini. Salah satunya adalah fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi abad ke-20 ternyata telah dinyatakan Al-Qur&#8217;an sekitar 1400 tahun lalu. Tetapi, Al-Qur&#8217;an tentu saja bukanlah kitab ilmu pengetahuan. Namun, dalam sejumlah ayatnya terdapat banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://www.binamuslim.com/wp-content/uploads/2008/07/pesona_al_quran_harun_yahya.jpg" ALT="Pesona Al-Qurâ€™an" ALIGN="left" />Al-Qur&#8217;an adalah firman Allah yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban yang membuktikan fakta ini. Salah satunya adalah fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi abad ke-20 ternyata telah dinyatakan Al-Qur&#8217;an sekitar 1400 tahun lalu. Tetapi, Al-Qur&#8217;an tentu saja bukanlah kitab ilmu pengetahuan. Namun, dalam sejumlah ayatnya terdapat banyak fakta ilmiah yang dinyatakan secara sangat akurat dan benar yang baru dapat ditemukan dengan teknologi abad ke-20. Fakta-fakta ini belum dapat diketahui di masa Al-Qur&#8217;an diwahyukan, dan ini semakin membuktikan bahwa Al-Qur&#8217;an adalah firman Allah.</p>
<p><span id="more-75"></span><strong>AL-QUR&#8217;AN DAN ASTRONOMI</strong></p>
<p>Banyak fakta, seperti penciptaan alam semesta dari ketiadaan, mengembangnya alam semesta, serta garis-garis edar planet di jagat raya, yang hanya mampu diketahui melalui astronomi modern, telah diberitakan dalam Al-Qur&#8217;an sekitar 1400 tahun lalu.</p>
<p><strong>AL-QUR&#8217;AN DAN FISIKA</strong></p>
<p>Tahukah Anda bahwa unsur besi pada awalnya terbentuk di bintang-bintang di luar angkasa, bahwa materi diciptakan berpasang-pasangan, dan bahwa waktu adalah suatu konsep yang relatif? Al-Qur&#8217;an telah mengisyaratkan tentang semua fakta ilmiah ini.</p>
<p><strong>AL-QUR&#8217;AN DAN PLANET BUMI</strong></p>
<p>Banyak fakta ilmiah, dari lapisan-lapisan atmosfir hingga fungsi geologis gunung, dari proses pembentukan hujan hingga struktur dunia bawah laut, dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur&#8217;an.</p>
<p><strong>AL-QUR&#8217;AN DAN BIOLOGI</strong></p>
<p>Al-Qur&#8217;an memaparkan perkembangan embrio manusia dalam rahim ibu melalui penjelasan yang benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.</p>
<p><strong>INFORMASI MENGENAI PERISTIWA MASA DEPAN DALAM AL QUR&#8217;AN</strong></p>
<p>Allah mengisahkan dalam Al-Qur&#8217;an tentang sejumlah peristiwa penting yang akan terjadi di masa depan, dan berbagai peristiwa ini terjadi persis sebagaimana kisah tersebut.<br />
Sumber: <a HREF="http://keajaibanalquran.com/" TARGET="_blank">http://keajaibanalquran.com/</a></p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Keajaiban+Al-Qur%E2%80%99an&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2008%2F07%2F13%2Fkeajaiban-al-quran.html&b=Reading %22Keajaiban+Al-Qur%E2%80%99an%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2008/07/13/keajaiban-al-quran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Al-Qur-an in 20 languages</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/03/12/al-qur-an-in-20-languages.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2008/03/12/al-qur-an-in-20-languages.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 04:20:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/03/12/al-qur-an-in-20-languages.html</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang memiliki rekan yang tertarik dengan Al-Qur&#8217;an namun kurang mengerti Bahasa Arab atau Bahasa Indonesia, mungkin situs http://quran.nu/quran/index.asp dapat membantu. Di sana terdapat Al-Qur&#8217;an dalam 20 bahasa, termasuk Bahasa Jepang, Cina, Korea dan Bahasa Inggris.
&#160;Share now!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img ALIGN="left" ALT="quran_nu.jpg" SRC="http://www.binamuslim.com/wp-content/uploads/2008/03/quran_nu.jpg" />Bagi yang memiliki rekan yang tertarik dengan Al-Qur&#8217;an namun kurang mengerti Bahasa Arab atau Bahasa Indonesia, mungkin situs <a TARGET="_blank" HREF="http://quran.nu/quran/index.asp">http://quran.nu/quran/index.asp</a> dapat membantu. Di sana terdapat Al-Qur&#8217;an dalam 20 bahasa, termasuk Bahasa Jepang, Cina, Korea dan Bahasa Inggris.</p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Al-Qur-an+in+20+languages&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2008%2F03%2F12%2Fal-qur-an-in-20-languages.html&b=Reading %22Al-Qur-an+in+20+languages%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2008/03/12/al-qur-an-in-20-languages.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Al-Qur&#8217;an Tidak Dibukukan Dalam Satu Mushhaf (Pada Masa Nabi)</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/27/kenapa-al-quran-tidak-dibukukan-dalam-satu-mushhaf-pada-masa-nabi.html</link>
		<comments>http://www.binamuslim.com/2008/01/27/kenapa-al-quran-tidak-dibukukan-dalam-satu-mushhaf-pada-masa-nabi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 00:23:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jayadin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/27/kenapa-al-quran-tidak-dibukukan-dalam-satu-mushhaf-pada-masa-nabi.html</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: http://www.cybermq.com
Kalau Al-Qur&#8217;an sudah dibukukan dalam satu mushhaf, padahal ayat masih turun, niscaya Al-Qur&#8217;an akan mengalami perubahan dan pergantian selaras dengan terjadinya naskh (ralat),Â selainÂ itu perlengkapan menulis tidak mudah diperoleh.
Kondisinya tidak memungkinkan untuk melepaskan mushhaf yang lebih dahulu dan harus berpegang pada mushhaf yang baru karena tidak mungkin setiap bulan ada satu mushhaf yang mencakup tiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img ALIGN="left" ALT="cybermq.jpg" SRC="http://www.binamuslim.com/wp-content/uploads/2008/01/cybermq.jpg" />Sumber: <a TARGET="_blank" HREF="http://www.cybermq.com/index.php?pustaka/detail/3/1/pustaka-54.html">http://www.cybermq.com</a></p>
<p>Kalau Al-Qur&#8217;an sudah dibukukan dalam satu mushhaf, padahal ayat masih turun, niscaya Al-Qur&#8217;an akan mengalami perubahan dan pergantian selaras dengan terjadinya <em>naskh</em> (ralat),Â selainÂ itu perlengkapan menulis tidak mudah diperoleh.</p>
<p>Kondisinya tidak memungkinkan untuk melepaskan mushhaf yang lebih dahulu dan harus berpegang pada mushhaf yang baru karena tidak mungkin setiap bulan ada satu mushhaf yang mencakup tiap ayat Al-Qur&#8217;an yang diturunkan. Namun setelah masalahnya stabil yaitu dengan berakhirnya penurunan wahyu, wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi ralat, dan diketahuinya susunan, maka mungkinlah dibukukan menjadi satu mushhaf. Dan inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar r.a. khalifah yang bijaksana, semoga Allah membalas jasanya atas perbuatan beliau dalam mengumpulkan Al-Qur&#8217;an beserta orang-orang Islam yang mengikuti jejaknya dengan balasan yang berlipat anda.</p>
<p>BacaÂ jugaÂ artikel-artikelÂ lainÂ tentangÂ <a TARGET="_blank" HREF="http://www.cybermq.com/index.php?pustaka/list/3/">UlumulÂ Qur&#8217;anÂ dariÂ Pustaka CyberMQ</a>.</p>
<p style="white-space:nowrap"><img style="border:0px" src="http://tarpipe.com/img/tarpipe.png" />&nbsp;<a target="_blank" href="http://tarpipe.com/share/?t=Kenapa+Al-Qur%E2%80%99an+Tidak+Dibukukan+Dalam+Satu+Mushhaf+%28Pada+Masa+Nabi%29&u=http%3A%2F%2Fwww.binamuslim.com%2F2008%2F01%2F27%2Fkenapa-al-quran-tidak-dibukukan-dalam-satu-mushhaf-pada-masa-nabi.html&b=Reading %22Kenapa+Al-Qur%E2%80%99an+Tidak+Dibukukan+Dalam+Satu+Mushhaf+%28Pada+Masa+Nabi%29%22">Share now!</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.binamuslim.com/2008/01/27/kenapa-al-quran-tidak-dibukukan-dalam-satu-mushhaf-pada-masa-nabi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
