Menuju Generasi Tiada Hari Tanpa Al-Qur'anPosts RSS Comments RSS

 

DigitalMarkReader - Pembuat dan Pemroses LJK

Jika Anda shalat dan tinggal 10-15 menit sebelum Shubuh, maka ketahuilah bahwa waktu ini adalah waktu yang diberkahi, yaitu waktu sahur. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:


“(Yaitu) orang-orang yang berdoa, ‘Ya, Rabb kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,’ (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS. Ali ‘Imran:16-17)

Hendaknya Anda tidak hanya sebatas menggerakkan lisan saja dalam beristighfar, namun ingat-ingatlah dosa-dosa dan kesalahan yang telah lalu, kemudian beristighfarlah karenanya.

[Dikutip dari 24 Jam Bersama Allah, ditulis oleh Muhammad Hasan Yusuf, diterbitkan Aqwam Jembatan Ilmu]

Share

3 Responses to “Perbanyaklah Istighfar di Waktu Sahur”

  1. on 16 Sep 2008 at 8:51 amAntony

    “Jika Anda shalat dan tinggal 10-15 menit sebelum Shubuh, maka ketahuilah bahwa waktu ini adalah waktu yang diberkahi, yaitu waktu sahur.”

    Kalau boleh tahu dalilnya apa ya! Cantumkan donk, hadis riwayat siapa dan di kitab mana…

    Sekarang ini, kita umat muslim harus hati-hati terhadap orang yang bicara agama. Kita harus tahu dalilnya dan crosschek sana dan crosschek sini.

    Waspadai perusakan agama dari dalam!!!

  2. on 16 Sep 2008 at 9:53 amjayadin

    Saudaraku Antony, kata-kata yang Anda tulis dalam tanda petik di atas bukanlah hadits. Kami sendiri menuliskannya tanpa tanda petik.

    Tulisan tersebut adalah pendapat pribadi dari penulis buku yang telah kami sebutkan nama dan penerbitnya. Adapun dalil dari judul artikel ini adalah QS. Ali ‘Imran:16-17.

    Komentar kami:
    Dari kedua ayat tersebut kita ketahui bahwa ada keutamaan bagi orang-orang yang beristighfar di waktu sahur, yaitu disetarakan dengan orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah).

    Sahur di sini tidak disebutkan bahwa hanya di bulan Ramadhan, tetapi berlaku sepanjang tahun. Adapun yang biasanya ‘terjaga’ di waktu sahur di luar bulan Ramadhan adalah orang-orang yang baru saja selesai melaksanakan shalat malam (qiyamullail), atau baru saja makan sahur untuk shaum (wajib maupun sunnah), atau sedang mempersiapkan diri menyambut shalat shubuh.

    Kami telah berusaha untuk menuliskan sumber acuan dari setiap dalil yang dimuat di http://binamuslim.com ini. Adapun komentar maupun penjelasan yang kami berikan adalah apa adanya dari hamba Allah yang tidak lepas dari salah dan khilaf.

    Kami setuju agar kita harus berhati-hati dalam mengutip hadits, namun pada apa yang saudara kritik, hal tersebut bukanlah hadits. Wallahu A’lam.

  3. on 24 May 2009 at 5:01 amdoni

    bagi saya,saya terlalu banyak dosa dan dosa yang saya lakukan sangat besar saya ingin bertoubat dan ingin punya temen yang membimbing saya,bagaimana saya bisa menghapus dosa saya?beri penjelasan

Leave a Reply

Rumah Scanner