<?xml version="1.0" encoding="UNICODE-1-1-UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Maraknya Penggunaan Dinar Emas, Sebuah Peningkatan Kesadaran atau Hanya Tren Belaka?</title>
	<atom:link href="http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html</link>
	<description>Menuju Generasi Tiada Hari Tanpa Al-Qur'an</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Aug 2010 13:46:32 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: abdul</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-1583</link>
		<dc:creator>abdul</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 15:53:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-1583</guid>
		<description>assalamu alaikum. wr. wb

alqur&#039;an adalah indah penuh dengan nikmat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu alaikum. wr. wb</p>
<p>alqur&#8217;an adalah indah penuh dengan nikmat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: husayn</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-929</link>
		<dc:creator>husayn</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 16:00:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-929</guid>
		<description>bismillah,

dalam dua bulan terakhir, rate tukar dinar telah mengalami peningkatan sebesar 6,5% sebelumnya rp. 1,450,000 saat ini rp. 1,550,000 dan terus berfluktuasi. harga emas per ounce (1 troy ounce = 31.130)mencapai $1,200. bila dilihat secara lebih universal, sistem keuangan finansial tampak semakin mengalami kerapuhan. korea utara telah men-sanering dua digit dari mata uangnya dan beberapa versi keluaran tahun tertentu tidak dianggap berlaku, sehingga banyak uang yang dipegang oleh rakyatnya hanya menjadi kertas tidak berharga.

raksasa produsen mobil jepang, toyota, memberi peringatan awal bahwa perusahaannya kemungkinan akan mengalami kerugian akibat penguatan yen terhadap dollar, yang berkaitan akan turut berjatuhan juga industri otomotif lainnya. dollar akan segera membanjiri negara-negara berkembang, bila hal ini terjadi, seperti di indonesia, masyarakat kemungkinan akan lebih memilih dollar dibanding rupiah.sistem finansial perbankan akan mengalami guncangan, termasuk juga perbankan &#8217;syariah&#8217; yang tidak terlepas dari sistem ekonomi riba. saat kemelut finansial terjadi, semua orang akan terkena imbasnya, termasuk pengguna dinar emas-dirham perak, bagaimanapun yang berpijak pada pondasi yang lebih kokoh akan relatif lebih aman saat terjadi benturan finansial tadi.

dinar emas dan dirham perak (ditambah fulus tembaga, yang saat ini belum mulai kita terapkan) tidak bisa berdiri dengan sendirinya. namun yang terjadi saat ini dinar dirham cenderung dimiliki sebagai koin investasi dan sekedar alat tabung. akibatnya pemakainya masih terjebak dalam kerangka pemikiran rate tukar &amp; rate buyback, perbedaan harga antara koin yang didistribusikan oleh provider A B dan C, sekat-sekat distribusi dan kekakuan yang menghambat peredaran dinar-dirham untuk beredar secara luas dan luwes. contoh yang terjadi misalnya, seseorang menukar dinar di provider A kemudian akan dirupiahkan di provider C, maka rate buybacknya yang biasanya 4% untuk dinar menjadi 8, 10 atau 12. contoh lain, karena harga emas berfluktuasi tinggi, maka rate buyback yang biasanya sebesar 4% berubah menjadi 5, 6 atau 7%. kebijakan ini tentunya akan mengendurkan minat masyarakat untuk beralih pada dinar-dirham, sudah semestinya kita mempermudah dan bukan mempersulit dan merugikan masyarakat dengan dalih edukasi atau menjaga niat pengguna dari spekulasi. secara real, untuk berspekulasi dalam dinar-dirham sangat beresiko dan memakan waktu yang terlalu lama.

untuk berspekulasi dalam emas, akan lebih mudah dan menguntungkan bila pembeli emas membeli emas batangan pecahan 100 gram keluaran pt logam mulia di toko mas (syarat: di jakarta dan membeli di toko mas, bukan di counter logam mulia) karena harga belinya yang murah (selisih rp 3000-8000 dari rate logam mulia) dan harga buyback yang tidak terlalu mahal (selisih rp 2000-3000 dari harga jual) jadi untuk menerapkan kebijakan yang memberatkan pengguna dinar-dirham sama dengan menghambat laju restorasi muamalah.

persoalan tadi terjadi karena belum ada saluran untuk menggunakan koin nuqud (dinar emas &amp; dirham perak) dalam terapan muamalah real. maka tahap lanjut setelah pengenalan dinar-dirham sebagai media nishab zakat dan solusi untuk meninggalkan riba uang kertas adalah pasar islam terbuka, di mana masyarakat, muslim khususnya, akan dibiasakan untuk menggunakan nuqud sebagai sarana transaksi dalam muamalah real harian. efek langsungnya adalah, pemilik nuqud tidak lagi melihat berapa rupiah rate koin nuqud saat yang bersangkutan akan membeli atau membayar suatu barang/jasa, melainkan bisa langsung dibayarkan tanpa mediasi uang kertas, maka pemilik koin tidak lagi perlu melihat berapa rupiah rate dinar-dirham saat ini kalau perlu di-kertas-kan. transaksi komoditas ke komoditas.

saat ini, pasar islam terbuka yang sudah mulai dirintis dan berjalan adalah pasar islam jumat-sabtu di kompleks mesjid Salman ITB bandung, dengan koordinatornya bapak Thorik Gunara beliau juga mendirikan gilda (guild, paguyuban) pedagang yang menjadi cikal bakal kembalinya kafilah atau karavan dagang, insyallah. anggota yang bergabung dalam gilda pedagang Salman ini sekitar 70 orang, seluruhnya pedagang aktif dan &#8216;professional&#8217; dalam artian memang kesehariannya memberi nafkah keluarganya dari berdagang. seperti sabda Rasulullah, sallallahu alayhi wa sallam, bahwa sembilan dari sepuluh pemasukan Muslimin adalah melalui perdagangan. para pedagang ini telah memahami bahwa hak-hak para pedaganglah yang telah dirampas saat ini oleh para bankir, karena semestinya pedaganglah yang mendapatkan kedudukan mulia di masyarakat sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi, sallallahu alayhi wa sallam.

para pedagang ini telah mulai membandrol harga dagangannya umumnya dalam dirham, berdagang dan bermuamalah dibekali dengan pengajaran fiqh (mengambil fiqh dari madzhab imam Syafi&#8217;i) dan kesan yang umumnya dirasakan saat melakukan transaksi adalah berbeda dengan pedagang-pedagang lain, &#8216;aura&#8217; islamnya lebih melekat.sekat perbedaan produsen koin mulai dikikis karena semua koin dapat dipergunakan untuk ditransaksikan di dalam pasar.

semoga Allah memberi kemenangan pada hamba-hambanya yang tulus, amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah,</p>
<p>dalam dua bulan terakhir, rate tukar dinar telah mengalami peningkatan sebesar 6,5% sebelumnya rp. 1,450,000 saat ini rp. 1,550,000 dan terus berfluktuasi. harga emas per ounce (1 troy ounce = 31.130)mencapai $1,200. bila dilihat secara lebih universal, sistem keuangan finansial tampak semakin mengalami kerapuhan. korea utara telah men-sanering dua digit dari mata uangnya dan beberapa versi keluaran tahun tertentu tidak dianggap berlaku, sehingga banyak uang yang dipegang oleh rakyatnya hanya menjadi kertas tidak berharga.</p>
<p>raksasa produsen mobil jepang, toyota, memberi peringatan awal bahwa perusahaannya kemungkinan akan mengalami kerugian akibat penguatan yen terhadap dollar, yang berkaitan akan turut berjatuhan juga industri otomotif lainnya. dollar akan segera membanjiri negara-negara berkembang, bila hal ini terjadi, seperti di indonesia, masyarakat kemungkinan akan lebih memilih dollar dibanding rupiah.sistem finansial perbankan akan mengalami guncangan, termasuk juga perbankan &#8217;syariah&#8217; yang tidak terlepas dari sistem ekonomi riba. saat kemelut finansial terjadi, semua orang akan terkena imbasnya, termasuk pengguna dinar emas-dirham perak, bagaimanapun yang berpijak pada pondasi yang lebih kokoh akan relatif lebih aman saat terjadi benturan finansial tadi.</p>
<p>dinar emas dan dirham perak (ditambah fulus tembaga, yang saat ini belum mulai kita terapkan) tidak bisa berdiri dengan sendirinya. namun yang terjadi saat ini dinar dirham cenderung dimiliki sebagai koin investasi dan sekedar alat tabung. akibatnya pemakainya masih terjebak dalam kerangka pemikiran rate tukar &amp; rate buyback, perbedaan harga antara koin yang didistribusikan oleh provider A B dan C, sekat-sekat distribusi dan kekakuan yang menghambat peredaran dinar-dirham untuk beredar secara luas dan luwes. contoh yang terjadi misalnya, seseorang menukar dinar di provider A kemudian akan dirupiahkan di provider C, maka rate buybacknya yang biasanya 4% untuk dinar menjadi 8, 10 atau 12. contoh lain, karena harga emas berfluktuasi tinggi, maka rate buyback yang biasanya sebesar 4% berubah menjadi 5, 6 atau 7%. kebijakan ini tentunya akan mengendurkan minat masyarakat untuk beralih pada dinar-dirham, sudah semestinya kita mempermudah dan bukan mempersulit dan merugikan masyarakat dengan dalih edukasi atau menjaga niat pengguna dari spekulasi. secara real, untuk berspekulasi dalam dinar-dirham sangat beresiko dan memakan waktu yang terlalu lama.</p>
<p>untuk berspekulasi dalam emas, akan lebih mudah dan menguntungkan bila pembeli emas membeli emas batangan pecahan 100 gram keluaran pt logam mulia di toko mas (syarat: di jakarta dan membeli di toko mas, bukan di counter logam mulia) karena harga belinya yang murah (selisih rp 3000-8000 dari rate logam mulia) dan harga buyback yang tidak terlalu mahal (selisih rp 2000-3000 dari harga jual) jadi untuk menerapkan kebijakan yang memberatkan pengguna dinar-dirham sama dengan menghambat laju restorasi muamalah.</p>
<p>persoalan tadi terjadi karena belum ada saluran untuk menggunakan koin nuqud (dinar emas &amp; dirham perak) dalam terapan muamalah real. maka tahap lanjut setelah pengenalan dinar-dirham sebagai media nishab zakat dan solusi untuk meninggalkan riba uang kertas adalah pasar islam terbuka, di mana masyarakat, muslim khususnya, akan dibiasakan untuk menggunakan nuqud sebagai sarana transaksi dalam muamalah real harian. efek langsungnya adalah, pemilik nuqud tidak lagi melihat berapa rupiah rate koin nuqud saat yang bersangkutan akan membeli atau membayar suatu barang/jasa, melainkan bisa langsung dibayarkan tanpa mediasi uang kertas, maka pemilik koin tidak lagi perlu melihat berapa rupiah rate dinar-dirham saat ini kalau perlu di-kertas-kan. transaksi komoditas ke komoditas.</p>
<p>saat ini, pasar islam terbuka yang sudah mulai dirintis dan berjalan adalah pasar islam jumat-sabtu di kompleks mesjid Salman ITB bandung, dengan koordinatornya bapak Thorik Gunara beliau juga mendirikan gilda (guild, paguyuban) pedagang yang menjadi cikal bakal kembalinya kafilah atau karavan dagang, insyallah. anggota yang bergabung dalam gilda pedagang Salman ini sekitar 70 orang, seluruhnya pedagang aktif dan &#8216;professional&#8217; dalam artian memang kesehariannya memberi nafkah keluarganya dari berdagang. seperti sabda Rasulullah, sallallahu alayhi wa sallam, bahwa sembilan dari sepuluh pemasukan Muslimin adalah melalui perdagangan. para pedagang ini telah memahami bahwa hak-hak para pedaganglah yang telah dirampas saat ini oleh para bankir, karena semestinya pedaganglah yang mendapatkan kedudukan mulia di masyarakat sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi, sallallahu alayhi wa sallam.</p>
<p>para pedagang ini telah mulai membandrol harga dagangannya umumnya dalam dirham, berdagang dan bermuamalah dibekali dengan pengajaran fiqh (mengambil fiqh dari madzhab imam Syafi&#8217;i) dan kesan yang umumnya dirasakan saat melakukan transaksi adalah berbeda dengan pedagang-pedagang lain, &#8216;aura&#8217; islamnya lebih melekat.sekat perbedaan produsen koin mulai dikikis karena semua koin dapat dipergunakan untuk ditransaksikan di dalam pasar.</p>
<p>semoga Allah memberi kemenangan pada hamba-hambanya yang tulus, amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: husayn</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-927</link>
		<dc:creator>husayn</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 04:55:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-927</guid>
		<description>bismillah,

dalam dua bulan terakhir, rate tukar dinar telah mengalami peningkatan sebesar 6,5% sebelumnya rp. 1,450,000 saat ini rp. 1,550,000 dan terus berfluktuasi. harga emas per ounce (1 troy ounce = 31.130)mencapai $1,200. bila dilihat secara lebih universal, sistem keuangan finansial tampak semakin mengalami kerapuhan. korea utara telah men-sanering dua digit dari mata uangnya dan beberapa versi keluaran tahun tertentu tidak dianggap berlaku, sehingga banyak uang yang dipegang oleh rakyatnya hanya menjadi kertas tidak berharga.

raksasa produsen mobil jepang, toyota, memberi peringatan awal bahwa perusahaannya kemungkinan akan mengalami kerugian akibat penguatan yen terhadap dollar, yang berkaitan akan turut berjatuhan juga industri otomotif lainnya. dollar akan segera membanjiri negara-negara berkembang, bila hal ini terjadi, seperti di indonesia, masyarakat kemungkinan akan lebih memilih dollar dibanding rupiah.sistem finansial perbankan akan mengalami guncangan, termasuk juga perbankan &#8217;syariah&#8217; yang tidak terlepas dari sistem ekonomi riba. saat kemelut finansial terjadi, semua orang akan terkena imbasnya, termasuk pengguna dinar emas-dirham perak, bagaimanapun yang berpijak pada pondasi yang lebih kokoh akan relatif lebih aman saat terjadi benturan finansial tadi.

dinar emas dan dirham perak (ditambah fulus tembaga, yang saat ini belum mulai kita terapkan) tidak bisa berdiri dengan sendirinya. namun yang terjadi saat ini dinar dirham cenderung dimiliki sebagai koin investasi dan sekedar alat tabung. akibatnya pemakainya masih terjebak dalam kerangka pemikiran rate tukar &amp; rate buyback, perbedaan harga antara koin yang didistribusikan oleh provider A B dan C, sekat-sekat distribusi dan kekakuan yang menghambat peredaran dinar-dirham untuk beredar secara luas dan luwes. contoh yang terjadi misalnya, seseorang menukar dinar di provider A kemudian akan dirupiahkan di provider C, maka rate buybacknya yang biasanya 4% untuk dinar menjadi 8, 10 atau 12. contoh lain, karena harga emas berfluktuasi tinggi, maka rate buyback yang biasanya sebesar 4% berubah menjadi 5, 6 atau 7%. kebijakan ini tentunya akan mengendurkan minat masyarakat untuk beralih pada dinar-dirham, sudah semestinya kita mempermudah dan bukan mempersulit dan merugikan masyarakat dengan dalih edukasi atau menjaga niat pengguna dari spekulasi. secara real, untuk berspekulasi dalam dinar-dirham sangat beresiko dan memakan waktu yang terlalu lama.

untuk berspekulasi dalam emas, akan lebih mudah dan menguntungkan bila pembeli emas membeli emas batangan pecahan 100 gram keluaran pt logam mulia di toko mas (syarat: di jakarta dan membeli di toko mas, bukan di counter logam mulia) karena harga belinya yang murah (selisih rp 3000-8000 dari rate logam mulia) dan harga buyback yang tidak terlalu mahal (selisih rp 2000-3000 dari harga jual) jadi untuk menerapkan kebijakan yang memberatkan pengguna dinar-dirham sama dengan menghambat laju restorasi muamalah.

persoalan tadi terjadi karena belum ada saluran untuk menggunakan koin nuqud (dinar emas &amp; dirham perak) dalam terapan muamalah real. maka tahap lanjut setelah pengenalan dinar-dirham sebagai media nishab zakat dan solusi untuk meninggalkan riba uang kertas adalah pasar islam terbuka, di mana masyarakat, muslim khususnya, akan dibiasakan untuk menggunakan nuqud sebagai sarana transaksi dalam muamalah real harian. efek langsungnya adalah, pemilik nuqud tidak lagi melihat berapa rupiah rate koin nuqud saat yang bersangkutan akan membeli atau membayar suatu barang/jasa, melainkan bisa langsung dibayarkan tanpa mediasi uang kertas, maka pemilik koin tidak lagi perlu melihat berapa rupiah rate dinar-dirham saat ini kalau perlu di-kertas-kan. transaksi komoditas ke komoditas.

saat ini, pasar islam terbuka yang sudah mulai dirintis dan berjalan adalah pasar islam jumat-sabtu di kompleks mesjid Salman ITB bandung, dengan koordinatornya bapak Thorik Gunara beliau juga mendirikan gilda (guild, paguyuban) pedagang yang menjadi cikal bakal kembalinya kafilah atau karavan dagang, insyallah. anggota yang bergabung dalam gilda pedagang Salman ini sekitar 70 orang, seluruhnya pedagang aktif dan &#8216;professional&#8217; dalam artian memang kesehariannya memberi nafkah keluarganya dari berdagang. seperti sabda Rasulullah, sallallahu alayhi wa sallam, bahwa sembilan dari sepuluh pemasukan Muslimin adalah melalui perdagangan. para pedagang ini telah memahami bahwa hak-hak para pedaganglah yang telah dirampas saat ini oleh para bankir, karena semestinya pedaganglah yang mendapatkan kedudukan mulia di masyarakat sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi, sallallahu alayhi wa sallam.

para pedagang ini telah mulai membandrol harga dagangannya umumnya dalam dirham, berdagang dan bermuamalah dibekali dengan pengajaran fiqh (mengambil fiqh dari madzhab imam Syafi&#8217;i) dan kesan yang umumnya dirasakan saat melakukan transaksi adalah berbeda dengan pedagang-pedagang lain, &#8216;aura&#8217; islamnya lebih melekat.sekat perbedaan produsen koin mulai dikikis karena semua koin dapat dipergunakan untuk ditransaksikan di dalam pasar.

liputan perkembangan dinar-dirham dan pasar islam bisa dilihat di:
http://www.dinarfirst.com
http://www.islamhariini.org
http://www.islamhariini.wordpress.com

semoga Allah memberi kemenangan pada hamba-hambanya yang tulus, amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah,</p>
<p>dalam dua bulan terakhir, rate tukar dinar telah mengalami peningkatan sebesar 6,5% sebelumnya rp. 1,450,000 saat ini rp. 1,550,000 dan terus berfluktuasi. harga emas per ounce (1 troy ounce = 31.130)mencapai $1,200. bila dilihat secara lebih universal, sistem keuangan finansial tampak semakin mengalami kerapuhan. korea utara telah men-sanering dua digit dari mata uangnya dan beberapa versi keluaran tahun tertentu tidak dianggap berlaku, sehingga banyak uang yang dipegang oleh rakyatnya hanya menjadi kertas tidak berharga.</p>
<p>raksasa produsen mobil jepang, toyota, memberi peringatan awal bahwa perusahaannya kemungkinan akan mengalami kerugian akibat penguatan yen terhadap dollar, yang berkaitan akan turut berjatuhan juga industri otomotif lainnya. dollar akan segera membanjiri negara-negara berkembang, bila hal ini terjadi, seperti di indonesia, masyarakat kemungkinan akan lebih memilih dollar dibanding rupiah.sistem finansial perbankan akan mengalami guncangan, termasuk juga perbankan &#8217;syariah&#8217; yang tidak terlepas dari sistem ekonomi riba. saat kemelut finansial terjadi, semua orang akan terkena imbasnya, termasuk pengguna dinar emas-dirham perak, bagaimanapun yang berpijak pada pondasi yang lebih kokoh akan relatif lebih aman saat terjadi benturan finansial tadi.</p>
<p>dinar emas dan dirham perak (ditambah fulus tembaga, yang saat ini belum mulai kita terapkan) tidak bisa berdiri dengan sendirinya. namun yang terjadi saat ini dinar dirham cenderung dimiliki sebagai koin investasi dan sekedar alat tabung. akibatnya pemakainya masih terjebak dalam kerangka pemikiran rate tukar &amp; rate buyback, perbedaan harga antara koin yang didistribusikan oleh provider A B dan C, sekat-sekat distribusi dan kekakuan yang menghambat peredaran dinar-dirham untuk beredar secara luas dan luwes. contoh yang terjadi misalnya, seseorang menukar dinar di provider A kemudian akan dirupiahkan di provider C, maka rate buybacknya yang biasanya 4% untuk dinar menjadi 8, 10 atau 12. contoh lain, karena harga emas berfluktuasi tinggi, maka rate buyback yang biasanya sebesar 4% berubah menjadi 5, 6 atau 7%. kebijakan ini tentunya akan mengendurkan minat masyarakat untuk beralih pada dinar-dirham, sudah semestinya kita mempermudah dan bukan mempersulit dan merugikan masyarakat dengan dalih edukasi atau menjaga niat pengguna dari spekulasi. secara real, untuk berspekulasi dalam dinar-dirham sangat beresiko dan memakan waktu yang terlalu lama.</p>
<p>untuk berspekulasi dalam emas, akan lebih mudah dan menguntungkan bila pembeli emas membeli emas batangan pecahan 100 gram keluaran pt logam mulia di toko mas (syarat: di jakarta dan membeli di toko mas, bukan di counter logam mulia) karena harga belinya yang murah (selisih rp 3000-8000 dari rate logam mulia) dan harga buyback yang tidak terlalu mahal (selisih rp 2000-3000 dari harga jual) jadi untuk menerapkan kebijakan yang memberatkan pengguna dinar-dirham sama dengan menghambat laju restorasi muamalah.</p>
<p>persoalan tadi terjadi karena belum ada saluran untuk menggunakan koin nuqud (dinar emas &amp; dirham perak) dalam terapan muamalah real. maka tahap lanjut setelah pengenalan dinar-dirham sebagai media nishab zakat dan solusi untuk meninggalkan riba uang kertas adalah pasar islam terbuka, di mana masyarakat, muslim khususnya, akan dibiasakan untuk menggunakan nuqud sebagai sarana transaksi dalam muamalah real harian. efek langsungnya adalah, pemilik nuqud tidak lagi melihat berapa rupiah rate koin nuqud saat yang bersangkutan akan membeli atau membayar suatu barang/jasa, melainkan bisa langsung dibayarkan tanpa mediasi uang kertas, maka pemilik koin tidak lagi perlu melihat berapa rupiah rate dinar-dirham saat ini kalau perlu di-kertas-kan. transaksi komoditas ke komoditas.</p>
<p>saat ini, pasar islam terbuka yang sudah mulai dirintis dan berjalan adalah pasar islam jumat-sabtu di kompleks mesjid Salman ITB bandung, dengan koordinatornya bapak Thorik Gunara beliau juga mendirikan gilda (guild, paguyuban) pedagang yang menjadi cikal bakal kembalinya kafilah atau karavan dagang, insyallah. anggota yang bergabung dalam gilda pedagang Salman ini sekitar 70 orang, seluruhnya pedagang aktif dan &#8216;professional&#8217; dalam artian memang kesehariannya memberi nafkah keluarganya dari berdagang. seperti sabda Rasulullah, sallallahu alayhi wa sallam, bahwa sembilan dari sepuluh pemasukan Muslimin adalah melalui perdagangan. para pedagang ini telah memahami bahwa hak-hak para pedaganglah yang telah dirampas saat ini oleh para bankir, karena semestinya pedaganglah yang mendapatkan kedudukan mulia di masyarakat sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi, sallallahu alayhi wa sallam.</p>
<p>para pedagang ini telah mulai membandrol harga dagangannya umumnya dalam dirham, berdagang dan bermuamalah dibekali dengan pengajaran fiqh (mengambil fiqh dari madzhab imam Syafi&#8217;i) dan kesan yang umumnya dirasakan saat melakukan transaksi adalah berbeda dengan pedagang-pedagang lain, &#8216;aura&#8217; islamnya lebih melekat.sekat perbedaan produsen koin mulai dikikis karena semua koin dapat dipergunakan untuk ditransaksikan di dalam pasar.</p>
<p>liputan perkembangan dinar-dirham dan pasar islam bisa dilihat di:<br />
<a href="http://www.dinarfirst.com" rel="nofollow">http://www.dinarfirst.com</a><br />
<a href="http://www.islamhariini.org" rel="nofollow">http://www.islamhariini.org</a><br />
<a href="http://www.islamhariini.wordpress.com" rel="nofollow">http://www.islamhariini.wordpress.com</a></p>
<p>semoga Allah memberi kemenangan pada hamba-hambanya yang tulus, amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulun_gin</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-649</link>
		<dc:creator>ulun_gin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 22:12:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-649</guid>
		<description>AssWw, nampaknya perhatian ummat thd nuqud semakin meningkat, namun ada celetukan, kalo beli ice kream dg uang satu dinar bgaimana kembalinya? , maka terbersit pikiran gimana jika ada uang bantu alias fulus yg juga berupa koin logam , yang penting uang bantu tsb tidak inflatoir, daya belinya stabil, dan nilai nominalnya menyatu dg nilai intrinksiknya. Misalnya koin tembaga seberat 5 gram dlsb. Maksud wcana ini , utk melayani transaksi kecil. Moga2 ini jadi perhatian khususnya para penggerak dinar dirham di nusantara. Jazakallaah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AssWw, nampaknya perhatian ummat thd nuqud semakin meningkat, namun ada celetukan, kalo beli ice kream dg uang satu dinar bgaimana kembalinya? , maka terbersit pikiran gimana jika ada uang bantu alias fulus yg juga berupa koin logam , yang penting uang bantu tsb tidak inflatoir, daya belinya stabil, dan nilai nominalnya menyatu dg nilai intrinksiknya. Misalnya koin tembaga seberat 5 gram dlsb. Maksud wcana ini , utk melayani transaksi kecil. Moga2 ini jadi perhatian khususnya para penggerak dinar dirham di nusantara. Jazakallaah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haryo</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-626</link>
		<dc:creator>haryo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 10:27:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-626</guid>
		<description>Mari gencarkan penggunaan dinar dan dirham sebagai alat tukar yang adil. Untuk peminat dinar di Surabaya, ayo diskusi bareng, kontak saya 0816522042, 031 70280935</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mari gencarkan penggunaan dinar dan dirham sebagai alat tukar yang adil. Untuk peminat dinar di Surabaya, ayo diskusi bareng, kontak saya 0816522042, 031 70280935</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulun_gin</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-622</link>
		<dc:creator>ulun_gin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 01:44:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-622</guid>
		<description>AssWw, nampaknya penggunaan dinar dirham semakin rame saja, namun agaknya perlu peningkatan jumlah dirham perak karena lebih terjangkau masyarakat umum dlm berjual beli krn nilainya tidak tlalu tinggi. 1 dirham rata2 setara 1 ek ayam atau setara 4 kg gulapasir atau setara 5 kg beras atau setara 1~2 gallon(3,785 liter) bahan bakar. 1 dirham adalah 3 gram perak murni. Seandainya wacana ini salah mohon di perbaiki, jika kurang bisa ditambah-i, wallahu &#039;allam, Jazaakallah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AssWw, nampaknya penggunaan dinar dirham semakin rame saja, namun agaknya perlu peningkatan jumlah dirham perak karena lebih terjangkau masyarakat umum dlm berjual beli krn nilainya tidak tlalu tinggi. 1 dirham rata2 setara 1 ek ayam atau setara 4 kg gulapasir atau setara 5 kg beras atau setara 1~2 gallon(3,785 liter) bahan bakar. 1 dirham adalah 3 gram perak murni. Seandainya wacana ini salah mohon di perbaiki, jika kurang bisa ditambah-i, wallahu &#8216;allam, Jazaakallah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: WAKALA_RADYA</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-620</link>
		<dc:creator>WAKALA_RADYA</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 16:50:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-620</guid>
		<description>dinar dirham bukanlah tren.. tapi suatu kepastian untuk mencapai keadilan bagi umat Islam yang bertransaksi sehari-hari dengan dinar-dirham. Info lebih lanjut Hub. WAKALA RADYA, 081314554326</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dinar dirham bukanlah tren.. tapi suatu kepastian untuk mencapai keadilan bagi umat Islam yang bertransaksi sehari-hari dengan dinar-dirham. Info lebih lanjut Hub. WAKALA RADYA, 081314554326</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulun_gin</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-605</link>
		<dc:creator>ulun_gin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 05:37:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-605</guid>
		<description>Sepertinya kegairahan thd dinar emas n dirham perak bukan trend atau ikut2an saja, krn semakin ramai saja, barang siapa yg ingin kontak2an ttang dinar emas/dirham perak bisa hub ulun_gin di 085654283038, trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya kegairahan thd dinar emas n dirham perak bukan trend atau ikut2an saja, krn semakin ramai saja, barang siapa yg ingin kontak2an ttang dinar emas/dirham perak bisa hub ulun_gin di 085654283038, trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aa</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-492</link>
		<dc:creator>aa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 01:03:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-492</guid>
		<description>Bos lu mau invest emas, gw mau sharing ke lu-lu pada dimana beli emas yang dijamin asli dan tidak menipu, lu buktiin aj ndiri, bnyk kok yang dah beli dari jawa, banyak deh apalagi bandung itu markasnya,

coba lu lihat disini bos http://geraidinarbandung.wordpress.com, dia itu sebuah usaha yang menjual emas 24K dan dinar emas bersetifikat ANTAM dan bernomor seri, pembelian dapat dilakukan dengan tatap muka (untuk daerah bandung) dan pembayaran juga bisa dibayar pada saat transaksi (khusus Bandung) bagi diluar Bandung Kami mengenai ongkos kirim+asuransi yang tidak mahal dan mengacu pada harga FEDEX karena perusahaan kami berkerjasama dengan FEDEX dalam pengiriman emas.
Coba aj tanya dengan pemilik http://geraidinarbandung.wordpress.com
dan lihat juga harga terupdate
di webnya http://geraidinarbandung.wordpress.com
cara belinya ada di webnya...
di GeraiDinar Bandung tanpa daftar untuk membeli..
Terimakasih Atas pertanyaannya
ga ribet dah Coba aja lu hubungi pemiliknya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bos lu mau invest emas, gw mau sharing ke lu-lu pada dimana beli emas yang dijamin asli dan tidak menipu, lu buktiin aj ndiri, bnyk kok yang dah beli dari jawa, banyak deh apalagi bandung itu markasnya,</p>
<p>coba lu lihat disini bos <a href="http://geraidinarbandung.wordpress.com" rel="nofollow">http://geraidinarbandung.wordpress.com</a>, dia itu sebuah usaha yang menjual emas 24K dan dinar emas bersetifikat ANTAM dan bernomor seri, pembelian dapat dilakukan dengan tatap muka (untuk daerah bandung) dan pembayaran juga bisa dibayar pada saat transaksi (khusus Bandung) bagi diluar Bandung Kami mengenai ongkos kirim+asuransi yang tidak mahal dan mengacu pada harga FEDEX karena perusahaan kami berkerjasama dengan FEDEX dalam pengiriman emas.<br />
Coba aj tanya dengan pemilik <a href="http://geraidinarbandung.wordpress.com" rel="nofollow">http://geraidinarbandung.wordpress.com</a><br />
dan lihat juga harga terupdate<br />
di webnya <a href="http://geraidinarbandung.wordpress.com" rel="nofollow">http://geraidinarbandung.wordpress.com</a><br />
cara belinya ada di webnya&#8230;<br />
di GeraiDinar Bandung tanpa daftar untuk membeli..<br />
Terimakasih Atas pertanyaannya<br />
ga ribet dah Coba aja lu hubungi pemiliknya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: husayn</title>
		<link>http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html/comment-page-1#comment-424</link>
		<dc:creator>husayn</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 22:59:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.binamuslim.com/2008/01/10/maraknya-penggunaan-dinar-emas-sebuah-peningkatan-kesadaran-atau-hanya-tren-belaka.html#comment-424</guid>
		<description>kalau dilihat dari asal kata uang kertas [fiat ~ a formal authorization or proposition; a decree; fiat money ~ inconvertible paper money made legal tender by a government decree.] jadi sejauh ada pemerintah yang masih bisa memaksakan secarik kertas yang dikeluarkan oleh bank sentral sebagai uang melalui pengesahan undang-undang maka kertas yang kita pegang memiliki pengakuan untuk membeli barang/jasa.

yang jadi persoalan adalah, ketika [secara sederhana] perbankan menghasilkan keuntungan dari menjual kredit/hutang dan dari bunga hutang tersebut bisa diciptakan lagi uang kertas baru diedarkan ke masyarakat [yang kemudian akan mengakibatkan inflasi]. dari sini akan timbul konflik kepentingan dari bank, karena di satu sisi bank mengakibatkan semakin banyaknya uang kertas di masyarakat. di sisi lain bank mengatakan menjamin secarik kertas dengan biaya produksi 4 sen USD sebagai sesuatu yang bernilai. di satu sisi bank mengatakan uang kertas bisa membeli sesuatu di saat bersamaan bank menjatuhkan kekuatan beli kertas tersebut karena terus menerus menciptakan kredit&amp;uang kertas baru.

bank sentral juga tidak mewakili/representasi pemerintah, karena bank sentral adalah perusahaan swasta yang pada saat bersamaan menjadi pemberi hutang bagi penyelenggara pemerintahan. sejauh pemerintah berhutang kepada bank dan memberi canangan pembayaran dari pajak yang ditarik dari masyarakat (pajak penghasilan, PPN, pajak penjualan/pembelian, pajak hiburan dan pajak pajak baru yang bermunculan tiap tahunnya) bank akan terus memberi kredit, bila tidak bisa membayar maka rakyat negara bersangkutan akan terus menerus dibebani kenaikan pajak&amp;pajak baru, atau bisa juga menjual aset negara seperti BUMN.

dinar&amp;dirham adalah alatsimpan&amp;tukar yang fitrah, pengedarannya adalah sebagai alternatif bagi masyarakat dalam menjaga kekayaannya dan media tukar yang cenderung dipilih oleh semua orang. koin dinar emas bukan dicetak untuk menggantikan rupiah/uang kertas lain, tapi keberadaannya akan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk meninggalkan uang kertas&amp;sistem penunjangnya.

dinar emas tidak akan pernah bisa memasuki sistem demokrasi/negara&amp;bank sentral, karena sifatnya tidak kompatibel dengan institusi tadi. dinar dicetak melalui pengawasan&amp;otoritas seorang amir, sultan atau pemerintahan personal lainnyua. jadi tidak ada amir tanpa dinar&amp;dirham dan tidak akan pernah ada dinar&amp;dirham tanpa keberadaan seorang amir.

apapun motivasi seseorang dalam memiliki dinar/dirham adalah masih lebih baik dibandingkan dengan orang yang tetap menggunakan uang kertas. karena setelah menggunakan dinar emas&amp;dirham perak seseorang dapat mengenali bagaimana rapuhnya sistem keuangan riba.

[Federal Reserve Bank adalah perusahaan swasta dan bukan bagian dari pemerintahan USA, Bank Indonesia adalah perusahaan swasta, 30%sahamnya adalah milik the Javasce Bank~Ratu Wilhelmina, meskipun sudah pernah dinasionalisasikan  pada tahun 50an bukan berarti saat ini bank indonesia adalah milik rakyat/negara indonesia dan lebih jelas lagi setelah ada campur tangan IMF]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau dilihat dari asal kata uang kertas [fiat ~ a formal authorization or proposition; a decree; fiat money ~ inconvertible paper money made legal tender by a government decree.] jadi sejauh ada pemerintah yang masih bisa memaksakan secarik kertas yang dikeluarkan oleh bank sentral sebagai uang melalui pengesahan undang-undang maka kertas yang kita pegang memiliki pengakuan untuk membeli barang/jasa.</p>
<p>yang jadi persoalan adalah, ketika [secara sederhana] perbankan menghasilkan keuntungan dari menjual kredit/hutang dan dari bunga hutang tersebut bisa diciptakan lagi uang kertas baru diedarkan ke masyarakat [yang kemudian akan mengakibatkan inflasi]. dari sini akan timbul konflik kepentingan dari bank, karena di satu sisi bank mengakibatkan semakin banyaknya uang kertas di masyarakat. di sisi lain bank mengatakan menjamin secarik kertas dengan biaya produksi 4 sen USD sebagai sesuatu yang bernilai. di satu sisi bank mengatakan uang kertas bisa membeli sesuatu di saat bersamaan bank menjatuhkan kekuatan beli kertas tersebut karena terus menerus menciptakan kredit&amp;uang kertas baru.</p>
<p>bank sentral juga tidak mewakili/representasi pemerintah, karena bank sentral adalah perusahaan swasta yang pada saat bersamaan menjadi pemberi hutang bagi penyelenggara pemerintahan. sejauh pemerintah berhutang kepada bank dan memberi canangan pembayaran dari pajak yang ditarik dari masyarakat (pajak penghasilan, PPN, pajak penjualan/pembelian, pajak hiburan dan pajak pajak baru yang bermunculan tiap tahunnya) bank akan terus memberi kredit, bila tidak bisa membayar maka rakyat negara bersangkutan akan terus menerus dibebani kenaikan pajak&amp;pajak baru, atau bisa juga menjual aset negara seperti BUMN.</p>
<p>dinar&amp;dirham adalah alatsimpan&amp;tukar yang fitrah, pengedarannya adalah sebagai alternatif bagi masyarakat dalam menjaga kekayaannya dan media tukar yang cenderung dipilih oleh semua orang. koin dinar emas bukan dicetak untuk menggantikan rupiah/uang kertas lain, tapi keberadaannya akan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk meninggalkan uang kertas&amp;sistem penunjangnya.</p>
<p>dinar emas tidak akan pernah bisa memasuki sistem demokrasi/negara&amp;bank sentral, karena sifatnya tidak kompatibel dengan institusi tadi. dinar dicetak melalui pengawasan&amp;otoritas seorang amir, sultan atau pemerintahan personal lainnyua. jadi tidak ada amir tanpa dinar&amp;dirham dan tidak akan pernah ada dinar&amp;dirham tanpa keberadaan seorang amir.</p>
<p>apapun motivasi seseorang dalam memiliki dinar/dirham adalah masih lebih baik dibandingkan dengan orang yang tetap menggunakan uang kertas. karena setelah menggunakan dinar emas&amp;dirham perak seseorang dapat mengenali bagaimana rapuhnya sistem keuangan riba.</p>
<p>[Federal Reserve Bank adalah perusahaan swasta dan bukan bagian dari pemerintahan USA, Bank Indonesia adalah perusahaan swasta, 30%sahamnya adalah milik the Javasce Bank~Ratu Wilhelmina, meskipun sudah pernah dinasionalisasikan  pada tahun 50an bukan berarti saat ini bank indonesia adalah milik rakyat/negara indonesia dan lebih jelas lagi setelah ada campur tangan IMF]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
