Menuju Generasi Tiada Hari Tanpa Al-Qur’anPosts RSS Comments RSS

 

DigitalMarkReader - Pembuat dan Pemroses LJK

2_121.GIF

Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi. (Q.S. Al-Baqarah [2]:121)

Kita dan para pelajar sering mengeluh mengenai Al-Qur’an. Tak punya waktu untuk tilawah, tak lagi cukup muda untuk memulai tahfidz (menghafal), dan tak mampu tadabbur karena tak paham Bahasa Arab. Jika kita kurang berinteraksi dengan Al-Qur’an, akan lahir para intelektual yang hanya kaya ilmu tapi tanpa ruh. Ilmu yang tanpa ruh akan kehilangan fungsi utamanya. Fungsi utama ilmu adalah untuk mengantarkan manusia kepada pengenalan (ma’rifah) kepada Allah Swt.

Menurut Sayyid Qutb, berinteraksi dengan Al-Qur’an perlu disertai dengan aktivitas:

  1. Rajin membacanya.
  2. Rajin mengkaji isi dan ilmu-ilmunya.
  3. Hidup dalam kondisi di mana aktivitas, upaya, sikap, perhatian dan pertarungan sebagaimana kondisi di mana pertama kali Al-Qur’an diturunkan.
  4. Hidup bersama Al-Qur’an dengan sepnuh hati dan berkeinginan untuk melawan tradisi jahiliyah yang saat ini menyelimuti seluruh sendi kehidupan umat manusia.
  5. Membangun nilai-nilai Al-Qur’an di dalam diri masyarakat dan seluruh umat manusia.
  6. Siap menghadapi dan memberantas segala macam pemikiran jahiliyah serta seluruh tradisinya di dalam realitas kehidupan.

Adapun pertanyaan yang dapat menjadi bahan evaluasi kualitas interaksi dengan Al-Qur’an:

  1. Sudahkah kita beriman terhadap kenbenaran Al-Qur’an, janji-janji yang ada di dalamnya, berbagai fadhillah yang dijanjikan Rasulullah Saw bagi orang yang rajin berinteraksi dengannya?
  2. Sudahkah kita mampu membacanya?
  3. Mampukah kita membacanya dengan baik sesuai dengan keaslian bacaan Al-Qur’an?
  4. Sudahkah kita membacanya secara rutin setiap hari? Kalau kita rajin dan konsisten membaca 1 juz per hari, artinya dalam setahun minimal 12 kali khatam. Para salafush shalih umumnya mampu khatam sepekan sekali, bahkan tiga hari sekali.
  5. Sudahkah kebiasaan membaca Al-Qur’an telah menambah bobot iman dan Islam kita? Sehingga tingkat loyalitas kita terhadap Allah Swt, Rasul-Nya dan Al-Qur’an semakin meningkat lantas menghasilkan energi yang membuat kita selalu siap berbuat apa saja untuk Islam ini?
  6. Adakah keinginan untuk melakukan kegiatan menghafal Al-Qur’an? 30 juz, 15 juz, 10 juz, 3 juz, atau sekedar 1 juz saja? Menghafal adalah upaya untuk menambah kedekatan dengan Al-Qur’an. Karena antara tilawah dan menghafal adalah 2 hal yang berbeda. Dengan menghafal, jiwa dan otak kita akan terus menyerap lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang diulang-ulang begitu banyak oleh lidah kita.
  7. Apakah kita merasa sedih dan penasaran jika ada ayat-ayat yang belum dipahami?
  8. Siapkah diri kita menjadi manusia yang Qur’ani seperti yang diungkapkan Aisyah Ra atas Rasulullah Saw bahwa tabi’at dan akhlak Rasulullah adalah Al-Qur’an?
  9. Ada iming-iming surga dan keselamatan dari neraka di akhirat kelak yang untuk mendapatkannya dibutuhkan pengorbanan jiwa dan harta untuk membela Islam (berjihad di jalan Allah), siapkah diri kita untuk merintisnya?

[Bagian 1 dari buku 17 Motivasi Berinteraksi dengan Al-Qur’an, karya KH. ‘Abdul ‘Aziz ‘Abdur Ra’uf, Al-Hafidz, Lc]

10 Responses to “Membangun Kemampuan Berinteraksi dengan Al-Qur’an”

  1. on 02 Oct 2007 at 7:58 amsuryadhie

    Buat Admin BinaMuslim.com…

    Artikel tentang ini sangat bagus sekali. Saya mohon izin untuk disalin dan menempatkannya nanti diblog saya. Insya Allah dan tentunya akan dicantumkan sumber pengambilannya.

    Wassalam

    Silakan, kami juga cuma membuat resume dari versi kertasnya. Semoga Allah meridhai penulis asli bukunya: Ust. Abdul ‘Aziz Abdur Ra’uf, Al-Hafidz, Lc.

  2. on 08 Nov 2007 at 1:56 amqisthi

    Subhanallah..
    Tapi bukunya ana cari kok ga dapat ya. Ana lg mencari2 buku Ust. Abdul ‘Aziz Abdur Ra’uf, Al-Hafidz, Lc. yang lain selain “Membangun kepribadian Qur’an”.
    limited edition ya.. cari dmn?

  3. on 14 Feb 2008 at 2:50 amTheywee

    Assalamu’alaikum
    Mohon izin, untuk disebarkan ke teman2 LTQ Kharisma Risalah.
    Jazakallah khoir

  4. on 30 May 2008 at 8:25 amilham

    ikhlas,,hanya semata2 mencari ridho Allah SWT

  5. [...] « Membuat Al-Qur’an Digital Bermodalkan Handphone atau PDAMembangun Kemampuan Berinteraksi dengan Al-Qur’an [...]

  6. on 21 Sep 2008 at 5:42 amAzmi Yudianto

    Mau beli buku Hafal Al Qur’an dalam Sebulan?
    Hubungi:
    Azmi Yudianto
    0856 4117 4798
    ato hubungi lewat email:
    fariskmm@yahoo.co.id
    yudi_321@yahoo.co.id
    http://islamarket.wordpress.com

    Harga Rp. 22.000
    Biaya Kirim ditanggung pembeli.

  7. on 26 Jan 2009 at 5:41 amdelete

    afwan ana lagi cari 2 bukunya Ustadz. Abdul Aziz Abdur ro’uf,Al Hafidz, Lc…yang judulnya hafal Al Qu’an dlm Sebulan sama Membangun Kepribadian Qur’ani “

  8. on 26 Feb 2009 at 7:09 amriki ridwan

    assalamualaikum wrwb
    salam kepada seluruh santri ltq jendela hati bandung. semoga tetap istiqomah , salam silaturahmi dari ana riki rikiridwan@yahoo.com

  9. on 26 Feb 2009 at 7:12 amriki ridwan

    rikiridwan50@yahoo.com
    salam kepada santri ltq jendela hati bandung dari ana Riki ridwan
    khususon untuk ustadz agus al hafidz

  10. on 24 Apr 2009 at 1:32 amroro

    pendapat sayyid qutb ini bisa dirujuk kemana ya????

Leave a Reply

Rumah Scanner